West Ham Akui Sempat Rasakan Tekanan Masif

Agen Sbobet

Dengan segala situasinya, West Ham United menjamu Manchester United dalam kondisi tertekan. Tapi keyakinan dan motivasi tinggi akhirnya membuat mereka menang.

West Ham menang 3-2 kala menghadapi MU di Boleyn Ground, Rabu (11/5/2016) dinihari WIB tadi. Unggul lebih dulu lewat Diafra Sakho, tuan rumah lantas sempat tertinggal 1-2 karena dibobol Anthony Martial dua kali.

Kerja keras The Hammers pada prosesnya berbuah gol penyama kedudukan oleh Michail Antonio. Winston Reid akhirnya memastikan kemenangan West Ham memasuki 10 menit terakhir di waktu normal.

Manajer West Ham Slaven Bilic mengaku sejak awal sudah merasakan adanya tekanan besar, mengingat para penggemar memadati stadion malam itu. Maklum saja, ini adalah laga terakhir tim di Boleyn Ground setelah 112 tahun karena akan pindah ke Olympic Stadium.

Tekanan terasa makin besar saat MU memimpin, karena ada keinginan besar dari tim untuk memberikan perpisahan yang manis. Dia lega perjuangan dan semangat para pemain tidak turun sampai akhirnya memetik kemenangan.

“Ada tekanan besar untuk kami. Kami sudah menjalani sebuah musim bagus dan saya mengatakan kepada para pemain, bagaimanapun akhirnya di beberapa laga terakhir, musim ini tetaplah bagus untuk West Ham,” ujarnya kepada Sky Sports dikutip BBC.

“Tapi kami masih tetap dalam tekanan, kami tidak mau kalah di laga terakhir kami di kandang. Kami cuma ingin menang dan kemenangan ini berkat karakter kami.”

“Kami tidak berhenti percaya. Kami tahu mereka dalam motivasi tinggi karena mereka bisa melewati Manchester City. Kami sepenuhnya layak akan kemenangan ini,” tandas manajer 47 tahun ini.

41 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply