Sukses Guardiola di ManCity dan 16 Staf di Balik Layar

Agen Sbobet

Pep Guardiola amat menikmati awal manis memanajeri Manchester City. Hijrah dari Bayern Munich ke Manchester, pelatih asal Spanyol itu memulai kariernya di Inggris dengan impresif.

Guardiola sukses mengemas enam kali kemenangan dalam tujuh laga di Liga Primer Inggris musim ini. Hasil tersebut membuat ManCity tetap bercokol di posisi puncak klasemen sementara.

Namun, sukses tersebut bukan semata peran tunggal Guardiola di jajaran pelatih. Rupanya ada 16 staf lainnya di balik layar yang mampu menjaga performa ManCity.

Jumlah tersebut bisa dibilang banyak untuk sebuah klub di Liga Primer Inggris. Setiap kali pertandingan, 16 staf kepelatihan ini pun dengan setia menemani sang manajer dari bangku cadangan maupun tribune stadion.

Seperti dilansir dari Daily Mail, berikut sosok masing-masing staf Guardiola di The Citizens.

Domenec Torrent (Asisten pelatih)

Domenec Torrent mulai bekerja bersama Guardiola sejak mengawali karier kepelatihan di Barcelona B di Segunda Division B, kasta ketiga Liga Spanyol.

Ia selalu berada di samping Guardiola di bangku cadangan hingga saat ini. Guardiola selalu berdiskusi dengannya untuk melakukan pergantian pemain. Bisa dibilang, Torrent merupakan orang kepercayaan nomor satu Guardiola.

Mikel Arteta (Asisten pelatih)

Sejak pensiun dari Arsenal musim lalu, Mikel Arteta, menerima tawaran Guardiola untuk merapat ke ManCity sebagai asisten pelatih. Arteta belum ada pengalaman berkarier di dunia kepelatihan, tapi keberadaannya lebih kepada pertimbangan strategis bagi Guardiola.

Melalui pengalamannya pernah bermain di Liga Primer Inggris, Guardiola mengetahui peta persaingan di liga kasta tertinggi Inggris. Selain itu, Arteta dan Guardiola memiliki kesamaan filosofi di sepak bola.

Rodolfo Borell (Asisten pelatih)

Satu lagi nama yang diboyong Guardiola dari Barcelona. Ia adalah Rodolfo Borell, pria yang sukses mengorbitkan pemain bintang macam Lionel Messi dan Cesc Fabregas.

Sempat bergabung bersama Liverpool, Borell hijrah ke ManCity pada 2014 dan kini menjadi orang kedua kepercayaan Guardiola.

Brian Kidd (Asisten pelatih)

Berbeda dengan Domenec Torrent dan Rodolfo Borell, Brian Kidd merupakan asisten pelatih boyongan dari manajer sebelumnya, Manuel Pellegrini.

Guardiola tetap mempertahankannya kendati sempat dikaitkan dengan rumor kepindahannya ke Liverpool.

Xabier Mancisidor (Pelatih kiper)

Sosok Mancisidor amat dikenal mantan kiper ManCity, Joe Hart. Ia cukup berprestasi ketika menjalani kariernya di akademi sepak bola ManCity selama tiga tahun. Mancisidor pernah ikut Pellegrini di Real Madrid dan Malaga.

Lorenzo Buenaventura (Pelatih fisik)

Buenaventura pertama kali direkrut Guardiola saat mengawali karier kepelatihan di skuat senior Barcelona pada 2008. Melalui metodenya, setiap tim yang diasuh Guardiola identik dengan permainan cepat dan stamina prima.

Max Sala (Kepala Dokter Tim)

Max Sala merupakan salah satu staf terlama di ManCity. Perannya masih dibutuhkan kendati hadirnya sang manajer baru, Guardiola.

Guardiola sendiri tetap menambah dua stafnya di departemen kedokteran ManCity, yakni Eduardo Mauri dan Ramon Cugat. Nama terakhir ini yang menangani kasus cedera Kevin De Bruyne dan Vincent Kompany.

Steven Lilley (Fisioterapis Tim Utama)

Lilley memulai pekerjaan pertamanya di klub Liga Primer Inggris dengan bergabung bersama Norwich City, sebelum bergabung bersama ManCity pada September 2011. Kemudian ia dipromosikan menjadi fisioterapis di tim senior pada Juni 2013. Perannya masih dibutuhkan Guardiola hingga sekarang.

Federico Genovesi (Fisioterapis)

Genovesi yang pernah bekerja di Palermo, kini menjadi fisioterapis kepercayaan khusus Kevin De Bruyne dan Vincent Kompany yang menjalani pemulihan cedera.

Mark Sertori (Terapis Jaringan Otot Halus)

Sertori pernah menjadi pemain di klub-klub kasta bawah liga Inggris, sampai akhirnya memutuskan menjadi masseur.

Sertori pernah bekerja bersama Sam Allardyce di Bolton dan Newcastle United sebelum bergabung bersama ManCity. Ia juga pernah menjadi masseur timnas Inggris pada 2008 ketika masih dilatih Fabio Capello.

Tom Shineton (Terapis Olahraga)

Shineton pernah bekerja di West Brom, Leyton Orient, dan Northampton Town, tapi kini bergabung bersama ManCity.

Ben Thompson (Terapis Olahraga)

Thompson pernah bekerja sebagai kepala terapis di klub rugbi Wales, Llanelli RFC selama tiga tahun sebelum bergabung bersama timnas Wales. Ia kemudian hijrah ke ManCity pada 2007.

Alistair Marland (Manajer perlengkapan)

Marland merupakan manajer yang juga dibawa Pellegrini saat masih menjadi manajer ManCity. Kini ia tetap dipertahankan oleh Pep Guardiola.

Ia yang paling bertanggung jawab untuk memastikan semua perlengkapan setiap pemain sudah tersedia di ruang ganti.

Michael Clitheroe (Asisten Manajer Perlengkapan)

Michael Clithero juga sempat bekerja di Bolton sebelum bergabung bersama ManCity pada Juli 2014.

Barry Hamilton (Pakar Sains Keolahragaan)

Bary Hamilton menepuh pendidikan sains olahraga di Loughborough University. Ia pernah bekerja di timnas Kroasia sebelum bergabung bersama ManCity pada Agustus 2014.

Sam Erith (Kepala Analis Performa Pemain)

Mantan pelatih timnas Inggris Roy Hodgson pernah merekrutnya sebagai analis performa pemain di timnas Inggris pada Piala Eropa 2016 setelah prestasi bagusnya di ManCity.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply