Ranieri: Musim yang Gila dan Aneh

Agen Sbobet

Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, menganggap Liga Primer Inggris musim ini gila dan aneh setelah The Foxes secara resmi dinobatkan menjadi juara liga di Stadion King Power, Sabtu (7/5).

Leicester menutup laga kandang musim ini dengan manis setelah mengalahkan Everton 3-1. Usai pertandingan, Leicester pun melakukan perayaan keberhasilan menjuarai Liga Primer musim ini.

Berbicara kepada Sky Sports di sela perayaan, Ranieri menganggap keberhasilan Leicester menjadi juara Liga Primer musim ini adalah sesuatu kegilaan dan keanehan.

“Ini musim yang gila. Tim-tim besar tidak konsisten, sedangkan kami konsisten. Kami sadar ini musim yang aneh, tapi kami harus melupakannya dan fokus untuk musim depan,” ujar Ranieri.

Sempat mendapat julukan ‘Mr Runner-up’ karena selalu gagal merebut gelar liga di Italia, Spanyol, Perancis, dan Inggris, Ranieri mengaku tidak percaya bisa melepas status tersebut bersama Leicester.

“Sepanjang karier saya, saya selalu yakin akan memenangi gelar liga, cepat atau lambat. Tapi, saya tidak pernah berpikir klub ini akan jadi tempatnya. Tapi, kenapa tidak?” tegas pelatih asal Italia tersebut.

Menggantikan posisi Nigel Pearson pada Juli 2015, Ranieri hanya ditargetkan pemilik Leicester asal Thailand Vichai Srivaddhanaprabha agar selamat dari zona degradasi.

“Pada awalnya sangat penting bagi kami tetap di Liga Primer untuk beberapa musim, tapi sekarang kami jadi juara. Ketika kali pertama saya datang, situasi tidak berjalan dengan lancar,” ucap Ranieri.

“Tapi, sangat penting mempunyai pemilik klub yang bagus, dan saya bertemu orang-orang fantastis. Saya berusaha membangun mental Italia, solid dan kuat,” sambungnya.

10 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply