Pemain Asing Tanpa Izin Kerja, PT GTS: Tak Ada Toleransi, tapi…

Agen Sbobet

Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta, Joko Driyono, tak tinggal diam terakit kasus pemain asing tanpa izin kerja. Ditegaskannya, semua akan diselesaikan sesuai regulasi.

Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Save Our Soccer #SOS, telah menemukan fakta terkait banyaknya pemain dan pelatih asing tidak memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara/Terbatas (Kitas).

Untuk kompetisi kali ini, tercatat 81 pemain dan pelatih asing yang keluar masuk dan berkiprah di TSC. Total, 64 pemain dan pelatih asing menggunakan visa on arrival, 16 pemain pelatih memakai visa kunjungan usaha, dan satu pemain tidak diketahui jenis visanya.

SOS menganggap setiap klub dan operator yang membiarkan dan melakukan pembenaran terhadap masalah ini bisa dicabut izin usahanya apabila mengaju kepada Permenakertrans nomor 12 Tahun 2013.

“Komplain memang selalu ada, dan ada yang kececer dan segala macam, tapi bukan berarti semua diam. Semua harus diselesaikan dengan regulasi yang ada,” ungkap Joko, Kamis (1/8).

Menurut Joko untuk mengurus administrasi pemain asing, memang ada proses yang harus dilalui dan menjadi tugas klub. Namun jika terbukti adanya pelanggaran seperti kasus ini, GTS menegaskan bahwa tidak ada toleransi dan saat ini sedang diperbaiki.

“Iya, kami tidak boleh memainkan pemain dengan visa yang mati. Bahwa proses mendapatkan KITAS atau visa bekerja itu melalui proses dan itu bertingkat-tingkat, dari BOPI, ketenaga kerjaan, kemudian masuk ke ini dan itu. Ini akan menjadi tantangan kita ke depan,”

“Pokoknya tidak ada toleransi terhadap pelanggaran regulasi, tapi kita juga harus mengerti bahwa proses itu tidak hanya sehari jadi,” katanya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply