Pelatih PSG: Kami Kehilangan Segalanya di Menit Terakhir

Agen Sbobet

Unai Emery menyebut para pemain Paris Saint Germain kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir jelang pertandingan dan hal itu membuat kesebelasannya tersingkir secara dramatis di tangan Barcelona.

Di menit ke-87, PSG masih unggul secara agregat 4-3 dan tinggal menunggu pertandingan berakhir. Mereka lalu bertahan bahkan menempatkan nyaris seluruh pemainnya di lini belakang.

Akan tetapi gol Neymar di menit ke-88 dan ke-90 serta satu sepakan Sergi Roberto di menit ke-95 membuyarkan mimpi mereka untuk menyingkirkan Barcelona. Barca menang 6-1 dan secara agregat unggul 6-5.

PSG pun jadi kesebelasan pertama dalam sejarah yang gagal untuk lolos ke babak selanjutnya setelah mengantongi keunggulan 4-0 di leg pertama.

“Di menit-menit terakhir, kami kehilangan segala yang telah kami bangun dengan kerja keras. Tak ada penjelasan soal yang terjadi di menit-menit akhir,” kata Emery kepada media, seperti dikutip dari Reuters.

“Kami harus menerima bahwa kami punya kesempatan untuk berkembang setelah bermain dengan bagus di leg pertama. Kami juga mendapatkan kepercayaan diri, dan kami tidak mengambilnya.”

“Di masa depan, Anda akan belajar dari pengalaman negatif dan ini adalah pengalaman yang sangat negatif untuk para pemain kami. Untuk saya dan juga para staf.”

Sementara itu, presiden PSG Nasser Al-Khelaifi mengatakan bahwa timnya tak punya alasan untuk tidak lolos ke perempat final. Ini adalah kali pertama di bawah kepemimpinannya dan Qatar Investment Authority yang dimulai pada 2011, PSG gagal melaju dari 16 Besar.

“Tak boleh ada alasan. Kami tidak bermain sama sekali di babak pertama. Setelah menang 4-0 di leg pertama, hal ini sangat sukar diterima. Tapi kami tak punya pilihan,” katanya.

“Setelah leg pertama, kami punya banyak alasan untuk percaya kami bisa lolos ke perempat final. Tapi kami tahu bahwa tak ada garansi di dalam sepak bola.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply