Gol Kontroversial di Injury Time Menangkan Arsenal atas Burnley

Agen Sbobet

Drama dan kontroversi tersaji dalam kemenangan 1-0 Arsenal atas Burnley. Gol tunggal Laurent Koscielny di penghujung laga tercipta melalui sentuhan tangan.

Bertandang ke Turf Moor, Minggu (2/10/2016) malam WIB, Arsenal sempat mengawali dengan baik lewat peluang di permulaan laga. Tapi kemudian permainan disiplin Burnley membuat mereka frustrasi.

Tak banyak kesempatan yang tercipta. Kemenangan pun ditentukan lewat gol kontroversial.

Di masa injury time, Arsenal mencetak gol. Umpan silang Alexis Sanchez dari kanan sempat dibelokkan Theo Walcott, lantas disontek Alex-Oxlade Chamberlain di tiang jauh. Bola masuk ke gawang setelah sempat membentur tangan Koscielny, sebagaimana ditunjukkan tayangan ulang.

Namun wasit tak melihat kejadian itu dan mengesahkan gol. Arsenal pun pulang dengan angka penuh.

Dengan hasil ini, Arsenal menempati posisi tiga klasemen dengan nilai 16 dari tujuh pekan. Sementara Burnley ada di peringkat 14 dengan tujuh angka.

Jalannya Pertandingan

Arsenal langsung menciptakan ancaman di awal-awal pertandingan. Sepakan Alex Iwobi melambung, sementara upaya Alexis Sanchez tampak mengarah ke gawang tapi diblok bek Burnley sehingga keluar lapangan.

Percobaan lain dari Arsenal lahir di menit ke-11. Tendangan Mesut Oezil bisa diantisipasi oleh Tom Heaton.

Burnley merespons pada menit ke-15 dengan tendangan jarak jauh George Boyd. Masih melebar ke samping kiri gawang Petr Cech. Arsenal langsung balas mengancam dua menit kemudian, tapi tendangan Theo Walcott melebar tipis ke kiri gawang tuan rumah.

Penampilan disiplin Burnley pada prosesnya membuat Arsenal berangsur-angsur kerepotan. Arsenal semakin kesulitan membangun permainan dengan Burnley aktif menutup jalur umpan mereka.

Burnley justru mendapatkan kesempatan bagus di menit ke-38. Matthew Lowton di sisi kanan melepaskan umpan lambung ke Sam Vokes yang berdiri bebas di depan gawang.

Vokes tak offside karena seorang pemain Arsenal terlambat naik di sisi terjauh. Hanya saja Vokes gagal memaksimalkan peluang itu, sundulannya melebar ke kanan gawang Cech.

Sampai babak pertama usai, tak ada gol tercipta. Skor 0-0 menghiasi jeda pertandingan.

Empat menit babak kedua berjalan, Arsenal memberikan ancaman serius ke Burnley. Alexis mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan sepakan keras. Tapi Heaton bereaksi dengan sigap dan menahan bola.

Burnley balas mengancam di menit ke-60, Umpan lambung Stephen Ward ditanduk Johann Berg Gudmundsson ke pojok kiri gawang. Cech dengan susah payah menepis bola ke luar lapangan.

Alexis membuang sebuah kesempatan bagus di menit ke-73. Sepakan kerasnya meneruskan sebuah situasi sepak pojok cuma tipis sekali di samping kanan gawang Burnley.

Dua menit kemudian, Burnley kembali menebar bahaya. Umpan lambung Johann Berg Gudmundsson dari situasi sepak pojok disundul Michael Keane, upayanya ini dimentahkan oleh mistar gawang.

Arsenal mengepung Burnley di penghujung pertandingan. Sebuah percobaan Walcott dari luar kotak penalti masih melebar ke kiri gawang.

Beberapa kali umpan silang dilancarkan Arsenal, tapi selalu dimentahkan pertahanan Burnley. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Arsenal mencetak gol.

Bermula dari sepak pojok, Alexis melepaskan umpan lambung, dibelokkan Walcott dengan sundulan, dan disambar Alex-Oxlade Chamberlain di tiang jauh. Bola lantas membentur tangan Laurent Koscielny dan masuk ke gawang. Burnley melakukan protes, tapi wasit mengesahkan gol tersebut.

Laga pun berakhir untuk kemenangan Arsenal.

Susunan pemain:

Burnley: Heaton, Lowton, Keane, Mee, Ward, Gudmundsson, Hendrick, Marney, Defour (Arfield 62′), Boyd, Vokes

Arsenal: Cech, Bellerin, Mustafi, Koscielny, Monreal, Xhaka (Elneny 71′), Cazorla, Walcott, Ozil, Iwobi (Chamberlain 71′), Sanchez

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply