Final-final Sevilla di Liga Europa

Agen Sbobet

Sevilla sudah empat kali ke final Liga Europa (dulu Piala UEFA) dan selalu sukses jadi pemenang. Bagaimana dengan kesempatan kelima mereka?

Sevilla melaju ke final musim ini setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk. Pada laga final yang akan berlangsung Kamis (19/5/2016) dini hari WIB, Sevilla akan bertanding melawan Liverpool di St. Jakob-Park, Basel, Swiss.

Pada empat final sebelum ini, Sevilla sukses menundukkan Middlesbrough (pada 2006), Espanyol (2007), Benfica (2014), dan Dnipro Dnipropetrovsk (2015). Dengan empat gelar juara, Sevilla adalah pengoleksi gelar terbanyak di Liga Europa/Piala UEFA.

Jika berhasil menundukkan Liverpool tengah pekan ini, Sevilla juga akan jadi tim pertama yang meraih tiga gelar juara secara beruntun di Liga Europa/Piala UEFA.

Lalu, bagaimana Sevilla melakoni empat final sebelum ini? Mari simak catatan singkat berikut.

Piala UEFA 2006: Middlesbrough 0-4 Sevilla, 10 Mei 2006

Pada final yang berlangsung di Stadion Philips, Eindhoven, Belanda, ini, Sevilla masih diperkuat oleh Dani Alves, Luis Fabiano, Adriano, Javier Saviola, dan Frederic Kanoute. Sementara itu, Middlesbrough masih diperkuat oleh Mark Viduka, Jimmy Floyd Hasselbaink, Mark Schwarzer, dan Stewart Downing.

Di bawah arahan Juande Ramos, Sevilla tampil dominan. Tidak hanya unggul dalam penguasaan bola, tetapi juga Sevilla tampil agresif. Gawang Middlesbrough benar-benar dibombardir. Ada 26 tembakan dilepaskan Sevilla sepanjang pertandingan, di mana 15 di antaranya mengarah tepat sasaran.

Luis Fabiano membawa tim asal Andalusia tersebut unggul 1-0 di babak pertama. Lalu, tiga gol lainnya dicetak Sevilla di 12 menit terakhir laga, masing-masing oleh Enzo Maresca (78′ dan 84′) dan Kanoute (89′).

Piala UEFA 2007: Espanyol 2-2 Sevilla (Sevilla Menang Adu Penalti 3-1), 16 Mei 2007

Sevilla berhasil mempertahankan gelar berkat kemenangan di final keduanya ini. Bertanding di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, dua kali keunggulan Sevilla buyar. Espanyol benar-benar membuat Sevilla kesulitan dan berhasil mengimbangi permainan ofensif tim arahan Juande Ramos tersebut.

Adriano membawa Sevilla unggul pada menit ke-18, tetapi Albert Riera menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian. Frederic Kanoute membawa Sevilla unggul lagi pada menit ke-105, tetapi gol Jonatas di menit ke-115 membuat Espanyol kembali menyamakan kedudukan.

Akhirnya, laga ditentukan lewat adu penalti. Tiga penendang Espanyol, Luis Garcia, Jonatas, dan Marc Torrejon, gagal. Sedangkan tiga penendang Sevilla, yakni Kanoute, Ivica Dragutinovic, dan Antonio Puerta sukses.

Satu-satunya penendang Espanyol yang sukses melakukan eksekusi adalah Walter Pandiani. Sementara, Dani Alves jadi satu-satunya penendang Sevilla yang gagal.

Liga Europa 2014: Sevilla 0-0 Benfica (Sevilla Menang Adu Penalti 4-2), 14 Mei 2014

Laga ini dihelat di Stadion Juventus, Turin, Italia. Si pemilik stadion, Juventus, lebih dulu tersingkir di semifinal setelah kalah agregat 1-2 dari Benfica.

Kali ini, di tangan Unai Emery, Sevilla mendapatkan lawan sepadan. Sevilla boleh unggul dalam penguasaan bola, tetapi Benfica lebih banyak mengkreasikan peluang dan menciptakan percobaan untuk mencetak gol. Benfica sendiri diperkuat oleh penjaga gawang Atletico Madrid saat ini, Jan Oblak.

Setelah 120 menit bermain tanpa gol, pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti, empat penendang Sevilla, yakni Carlos Bacca, Stephane Mbia, Coke, dan Kevin Gameiro, semuanya sukses. Sementara dua penendang Benfica, Oscar Cardozo dan Rodrigo, gagal. Dua penendang Benfica yang sukses adalah Lima dos Santos dan Luisao.

Liga Europa 2015: Dnipro Dnipropetrovsk 2-3 Sevilla, 27 Mei 2015

Sevilla mengukuhkan diri sebagai “Raja Liga Europa” berkat kemenangan pada final yang berlangsung di Stadion Nasional, Warsawa, Polandia, ini. Dnipro masih diperkuat Yevhen Konoplyanka, yang kini sudah menjadi pemain Sevilla.

Konoplyanka tampil apik pada laga ini dan Dnipro unggul lebih dulu lewat gol Nikola Kalinic pada menit ke-7. Setelahnya, Grzegorz Krychowiak dan Carlos Bacca membawa Sevilla berbalik unggul lewat gol-gol mereka di menit ke-28 dan 31.

Ruslan Rotan sempat membawa Dnipro menyamakan kedudukan di menit ke-44. Tetapi, Bacca menjadi pahlawan Sevilla lewat golnya di menit ke-73.

42 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply