Bahas Laju Inter Saat Ini, De Boer Pakai Analogi F1

Agen Sbobet

Allenatore Inter Milan Frank de Boer menggunakan analogi F1 ketika membahas tekanan terhadap dirinya untuk bisa segera mengubah peruntungan Nerazzurri.

De Boer didatangkan dari Ajax pada musim panas tapi sejauh ini baru memiliki persentase kemenangan 30% dari total sepuluh pertandingan bersama La Beneamata.

Dari sepuluh pertandingan itu De Boer mengantar Inter meraih tiga kemenangan, dua hasil seri, dan lima kekalahan. Kemenangan sendiri belum diraih lagi dalam liga laga terakhir.

“Selalu sulit ketika Anda tidak menang karena seluruh tim ingin menang. Saat ini hasil-hasilnya tidak bagus, tapi kami masih ada di awal sebuah proyek. Kami memulai dari nol dan Anda perlu waktu untuk mengenali sebuah tim,” ucap De Boer di Soccerway.

“Saya merasa seperti sedang ada di F1, dengan ketergesaan untuk segera tampil lebih baik dalam waktu singkat. Hasil lawan Roma dan Cagliari negatif dan kami harus memperbaikinya karena kami tidak menyangka-nyangka kekalahan yang terakhir. Walaupun kami sudah memperlihatkan sejumlah hal bagus, kami mesti lebih baik lagi. Kami tahu harus berubah dan dalam sepakbola tak pernah ada banyak waktu. Kami harus belajar dari kesalahan.

“Kami sudah memainkan sejumlah pertandingan dengan baik walaupun dapat hasil buruk, tapi saya amat percaya dengan para pemain saya dan saya melihat ada pertumbuhan. Cuma masalah waktu sampai hasil bagus mulai hadir. Ini wajar ketika di awal sebuah proyek dan klub pun tahu itu,” sebutnya.

Pun begitu, De Boer sulit mempredikiksi kapan persisnya Inter akan mulai meraih hasil-hasil lebih baik. Ia kembali menganalogikannya dengan dunia F1.

“Sulit mengatakan apa butuh dua pekan atau empat pekan, tergantung seberapa lama tim butuh untuk belajar. Saya ulangi, di F1 Anda baru bisa membalap ketika mobilnya sudah siap,” ujar De Boer.

“Ini semua wajar. Staf teknis harus mengenali skuat dan demikian pula sebaliknya. Saya sudah bilang berulangkali kalau seorang pelatih klub besar seperti Inter, Ajax, atau Barcelona selalu menghadapi banyak tekanan ketika hasilnya tidak bagus. Tapi saya pikir saya sedang bekerja dengan baik.

“Ketika Anda sudah tidak memenangi trofi selama 4-5 tahun, wajar saja pelatihnya mendapatkan tekanan,” tuturnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply